Kitab Al Mansur at Tibb , Kitabnya para Dokter

al mansur at tibb

Salah satu kitab yang menjadi rujukan dokter mata adalah Kitab al-Mansur at Tibb. Kitab ini adalah karya filsuf dan dokter Persia terkenal Abu Bakr Muḥammad ibn Zakariya al-Razi

Di dalam kitab yang ditulis awal abad 10 ini membahas antara lain tentang anatomi mata dan penyakit mata. Ar Razi berhasil mengamati bagaimana kuman di udara dapat menyebabkan penyakit menular, termasuk radang mata.

Kitab al-Mansur at Tibb adalah salah satu dari dua buku Ar Razi yang paling berpengaruh. Adapun kitab yang kedua adalah Kitāb al-Hawi fi al-Tibb sebuah karya komprehensif tentang kedokteran. Buku ini dikenal di Barat dengan nama Latin Liber Continens. Seperti terlihat dalam judul buku, karya ini didedikasikan untuk gubernur provinsi Rayy yang bernama Al-Mansur ibn Ishaq.

Adapun isi kitab al Mansur at Tibb terdiri dari 10 bab. Isinya  bersifat teoritis dan praktis dan disusun sebagai berikut : bab satu hingga enam membahas tentang diet, kebersihan, anatomi, fisiologi, patologi umum, dan pembedahan, mata pelajaran yang entah bagaimana dianggap sebagai teoritis oleh penulis. Empat bab terakhir dari risalah tersebut dikhususkan untuk aspek kedokteran yang lebih praktis, seperti diagnosis, terapi, patologi khusus, dan pembedahan praktis. Kitab ini juga mendokumentasikan pengangkatan katarak dengan tabung kaca dan menjelaskan kauterisasi fistula lakrimal, pekerjaan yang benar-benar inovatif di lapangan.

“Kitab al-Mansur at Tibb adalah salah satu dari dua buku Ar Razi yang paling berpengaruh. Adapun kitab yang kedua adalah Kitāb al-Hawi fi al-Tibb”

Pada akhir abad ke-12, Kitab al-Mansur at Tibb telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin oleh Gherardo da Cremona yang kala itu aktif sebagai penerjemah karya ilmiah bahasa Arab di Toledo, Spanyol. Di Barat kitab ini diberi nama Liber medicinalis ad al Mansorem atau hanya Liber Almansoris . Bagian kesembilan dari buku ini yang pembahasan rinci tentang patologi medis tubuh dari ujung kepala sampai ujung kaki, menjadi sangat terkenal. Kemudian diterjemahkan dalam bahasa Latin menjadi Liber Nonus. Bagian dari karya Al-Razi ini banyak disalin dan dikomentari hingga abad ke-17. Naskah yang disajikan di sini dihiasi dengan judul rubrik dan menunjukkan berbagai catatan pinggir, termasuk catatan ekstensif yang sangat menarik dalam huruf Amharik yang ada di karya aslinya.

Abu Bakar Muhammad Ibn Zakariya al- Razi (923 Iran/Baghdad). Dialah orang pertama yang menyatakan retina bereaksi terhadap cahaya. Ar Razi adalah dokter pertama yang menggambarkan tindakan refleks pupil. Dalam risalahnya On the Nature of Vision ia menyatakan mata tidak memancarkan sinar cahaya, seperti yang dipikirkan para sarjana Yunani.

Ar Razi dikenal dalam versi Latin dari namanya, Rhazes atau Rasis adalah dokter yang menjadi direktur rumah sakit di Rayy yang kemudian pindah di Baghdad. Orang Eropa Abad Pertengahan dengan gelar The Arab Galen . Ar Razi juga menyusun sejumlah karya medis, filosofis, dan kimia yang mengesankan. Karya al-Razi yang lebih dari seratus, memuat hampir seluruh aspek kehidupan intelektual muslim pada zamannya. Beberapa karyanya, seperti komentar ‘Uyun al-Hikmah  Al-Mabahits al-Masyriqiyyah, Al-Arba’in fi Usul al-Din, Lawami’ al-Bayyinat, AlMahsul, al-Matalib al-Aliyah fi ‘Ilm al-Ilahiyyat dan lain sebagainya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain