Rabi’ul Awwal, Sejarah dan Peristiwa Agung di Dalamnya

rabiul awwal

Saat ini kalender telah memasuki bulan Rabi’ul Awwal. Bulan ketiga penanggalan Hijriyah setelah Muharam dan Safar ini mempunyai makna penting bagi umat Islam. Salah satunya adalah kelahiran baginda Nabi Muhammad saw.

Salah satu tradisi Islam yang berkembang di seluruh dunia dalam bulan ini adalah peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. Di Indonesia sendiri budaya Maulid Nabi banyak ragamnya mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan dan lain sebagainya. Ada banyak tradisi untuk memperingati kelahiran Nabi saw.

Menurut sejarahnya, bulan Rabi’ul Awwal telah ada sebelum kedatangan Islam. Konon yang pertama kali memberikan nama Rabi’ul Awwal adalah Kilab bin Murrah, yang tak lain adalah buyut kelima Nabi saw. Ada beberapa alasan sehingga diberi nama Rabi.  Dinamakan rabi’ karena pada bulan tersebut orang-orang Arab sudah mulai beperang kembali dan sedang memuncak. Sehingga kata Rabi’ mengilustrasikan perang sedang mulai subur dan sudah mulai ada korban yang berjatuhan setelah dimulai penyerangan di bulan Safar. Ada juga yang mengartikan Rabi’ul Awwal adalah bulan buah-buahan mulai berbunga dan kemudian berbuah. Hal ini berdasarkan kebiasaan di Jazirah Arab pada waktu itu. Masyarakat Arab membagi Rabi’ juga menjadi dua macam, pertama adalah rabi’ as-syuhur (bulan musim semi) yaitu bulan Rabi’ul Awal dan Tsani. Selain itu Ada juga rabi’ al-azminah atau masa-masa musim semi.

“Bulan ketiga penanggalan Hijriyah setelah Muharam dan Safar ini mempunyai makna penting bagi umat Islam. Salah satunya adalah kelahiran baginda Nabi Muhammad saw.

Ada beberapa hal yang peristiwa penting terjadi dalam bulan Rabi’ul Awwal ini, diantaranya hijrah Nabi Muhammad saw ke Madinah, peristiwa penyerbuan Ka’bah oleh Raja Habasyah, wafatnya Abdul Muttalib (RA), kakek Nabi Muhammad, Nabi Muhammad SAW menikah dengan Khadijah, Nabi saw membangun masjid Quba dan melaksanakan salat Jumat pertama, Nabi Muhammad saw lahir dan wafat dunia di bulan Rabiul Awal dan abu Bakar di daulat menjadi Khalifah.

Itulah makna dan beberapa peristiwa yang terjadi di bulan Rabi’ul Awwal ini. Bulan ini bisa menjadi bulan yang di dalamnya berharap untuk meneladani Rasulullah saw. sebagai manusia yang membawa terang bagi semesta. Wallahu A’lam Bishowab. (Dari berbagai sumber)

1 thought on “Rabi’ul Awwal, Sejarah dan Peristiwa Agung di Dalamnya”

  1. Pingback: Nicke Widyawati Dinobatan sebagai Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia » Pitutur ID

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain