Manfaat Jamur Jenggol atau Jamur Shiitake

Ternyata banyak manfaat ketika Anda mengkonsumsi jamur shiitake. Jamur ini tidak hanya mampu meningkatkan kekebalan tubuh, ternyata juga bisa mencegah kanker. Menurut penelitian kandungan vitamin, mineral dan senyawa bioaktif lainnya yang memberikan berbagai manfaat kesehatan

 Di Indonesia sendiri jamur shiitake kadang-kadang dinamakan jamur jengkol. Hal ini  karena bentuk dan aromanya seperti jengkol. Jamur shiitake atau jamur hioko termasuk jenis pangan yang digemari diseluruh dunia. Spesies ini dulunya pernah dikenal sebagai lentinus edodes hingga seorang ahli botani Inggris bernama Miles Joseph Berkeley menamakan spesies ini sebagai agaricus edodes pada tahun 1878.

Jamur shitake banyak dibudidayakan di Tiongkok, Korea dan Jepang dan bisa dijumpai di alam bebas di daerah pegunungan di Asia Tenggara. Jamur shiitake tumbuh secara alami di atas kayu lapuk dari pohon gugur seperti oak, shii, chestnut, maple, mulberry dan lainnya.  Ukurannya  5-10 cm dan berwarna coklat. Rasanya  gurih dan seperti daging serta dapat dikonsumsi baik dalam bentuk segar maupun dikeringkan.

Berikut adalah berbagai khasiat yang bisa didapatkan dari jamur shiitake yang dilansir dari laman antaranews.com

  1. Membantu menurunkan berat badan. Jamur shiitake termasuk tumbuhan rendah kalori dan merupakan sumber serat yang baik. Sebuah studi menunjukkan bahwa menyebutkan efek jamur shiitake pada profil lipid plasma, penumpukan lemak, efisiensi energi, dan indeks lemak tubuh. Para peneliti menyimpulkan bahwa jamur shiitake dapat mencegah penambahan berat badan, penumpukan lemak dan plasma triacylglycerol bila ditambahkan ke makanan tinggi lemak. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menunjukkan efek jamur shiitake terhadap obesitas pada manusia.
  2. Meningkatkan kekebalan tubuh. Penelitian telah menunjukkan efektivitas jamur shiitake dalam memperkuat kekebalan tubuh. Makan jamur shiitake setiap hari dapat membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Hal ini  bisa jadi karena adanya polisakarida dalam jamur shiitake.
  3. Meningkatkan kesehatan jantung. Adanya beberapa senyawa dalam jamur shiitake seperti sterol, beta glukan dan eritadenine telah terbukti membantu mengurangi kolesterol, yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung.
  4. Dapat melawan infeksi. Jamur shiitake mengandung beberapa senyawa yang menunjukkan efek antibakteri, antivirus dan anti-jamur, yang dapat melawan infeksi bakteri, virus atau jamur. Sebuah penelitian menunjukkan efek antimikroba ekstrak jamur shiitake pada radang gusi, penyakit gusi yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Hasil studi menemukan bahwa jamur ini dapat mengurangi bakteri jahat di mulut sekaligus memelihara bakteri sehat, sehingga meningkatkan kesehatan mulut.
  5. Memperkuat tulang. Karena jamur shiitake adalah sumber vitamin D yang baik dan mengkonsumsinya dapat membantu membangun tulang yang kuat. Sebuah studi yang diterbitkan dalam European Journal of Nutrition menemukan bahwa vitamin D2 dan kalsium yang diperoleh dari jamur shiitake dapat meningkatkan kepadatan mineral tulang.
  6. Mencegah kanker. Studi penelitian menunjukkan bahwa jamur shiitake memiliki kemampuan untuk menghancurkan sel kanker. Hal ini disebabkan adanya polisakarida lentinan pada jamur.Polisakarida lentinan memiliki sifat imunomodulasi dan anti-tumor yang membantu melawan tumor dengan mengaktifkan sistem kekebalan. Studi lain juga menunjukkan bahwa jamur shiitake dapat menekan pertumbuhan sel kanker leukemia, kanker kulit dan prostat. Namun, studi lebih lanjut diperlukan di bidang ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

lailatul qodar

Empat Tanda Lailatul Qodar

Malam lailatul qodar adalah malam yang ditunggu kaum muslimin saat bulan Ramadhan tiba. Banyak keutamaan di malam mulia tersebut. Diantara keutamaan adalah diampuni dosanya yang