Lima Tanda Kelebihan Karbohidrat

 Karbohidrat adalah asupan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Namun bila terlalu berlebihan juga akan berdampak pada kesehatan. Zat dalam karbohidrat sangat berkontribusi pada energi, namun mengkonsumsinya secara berlebihan dapat menjadi bumerang bagi tubuh kita.

Disebutkan bahwa kelebihan karbohidrat dapat memicu obesitas, diabetes hingga kolesterol. Setiap orang mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda terhadap karbohidrat ini.

Kebutuhan akan zat ini  tergantung beberapa faktor diantaranya usia, metabolisme, dan tingkat aktivitas. Namun pada umumnya tubuh membutuhkan antara 45-65 persen kalori dari karbohidrat, yang berarti 203 hingga 293 gram karbohidrat setiap hari dalam diet 1.800 kalori.  Sedangkan di Indonesia, pemerintah telah memberikan petunjuk mengenai angka kebutuhan gizi (AKG) karbohidrat yang dianjurkan.

Ada beberapa hal yang bisa Anda ketahui ketika konsumsi karbohidat yang ada dalam tubuh Anda berlebihan.  Berikut lima tanda saat Anda sudah mengonsumsi karbohidrat terlalu banyak seperti dilansir dari laman antaraews.com

1. Perut kembung. Orang dewasa umumnya memerlukan 45-65 persen dari asupan energi harian dari karbohidrat. Akan tetapi angka tersebut bisa berubah karena gaya hidupnya. Orang yang super aktif membutuhkan lebih banyak karbohidrat untuk energi, sementara orang yang lebih banyak duduk membutuhkan lebih sedikit.

Jika Anda merasakan kembung yang terus menerus merasa maka kelebihan karbohidrat bisa menjadi penyebabnya. Hal ini disebabkan oleh gula dari karbohidrat dapat menurunkan keragaman bakteri sehat di usus, membuat sistem pencernaan lamban, yang kemudian membuat kembung.

2. Berat badan naik. Bila Anda berlebihan dalam mengkonsumsi karbohidrat maka tubuh akan kelebihan kalori. Menurut  Keith Thomas Ayoob seorang ahli diet bahwa makanan mengandung karbohidrat sering kali mengandung banyak lemak.  “Permen seperti kue, pai, dan biskuit dianggap sebagai makanan yang mengandung gula, tetapi dari makanan ini Anda mendapatkan setidaknya setengah kalori dari lemak. Kalori ini sangat rendah nutrisi secara keseluruhan, jadi dianggap kalori kosong,” katanya

3. Muncul jerawat. Gula yang ada pada karbohidrat ternyata meningkatkan produksi androgen yang terkait dengan jerawat. Maka dari itu orang yang makan terlalu banyak karbohidrat dapat menimbulkan  jerawat. Biasanya jerawat ini muncul di sepertiga bagian bawah wajah. Jadi jika Anda melihat jerawat di sepanjang mulut dan garis rahang, itu bisa menjadi tanda Anda makan terlalu banyak karbohidrat.

4. Sulit tidur . Jika Anda sulit tidur bisa jadi karena kelebihan karbohidrat. Konsumsi karbohidrat mengharuskan tubuh Anda untuk bekerja dan memproses gula. Jika Anda mengkonsumsi karbohidrat sebelum tidur bisa dipastikan tubuh Anda akan terus bekerja daripada istirahat.

5. Selalu merasa lelah.  Jika Anda merasa sangat lelah, karbohidrat mungkin berkontribusi pada kondisi ini. Otak Anda bergantung pada glukosa untuk energi, tetapi energi dibakar dengan cepat jika Anda memilih karbohidrat sederhana atau olahan daripada yang mengandung lebih banyak serat dan biji-bijian. Protein dan lemak dapat membantu memperlambat pencernaan karbohidrat sehingga Anda dapat merasa berenergi sepanjang hari dan menghindari serbuan gula.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain