Ini Lho Jenis Rasa Lapar

rasa lapar

Anda sering merasa lapar. Lebih baik kenali dulu jenis rasa lapar yang sering melanda pikiran anda. Bisa jadi rasa lapar Anda bukan karena kebutuhan perut tetapi juga karena dipengaruhi oleh pikiran, emosi atau penglihatan saja.


Makan yang tidak terkontrol dapat mengakibatkan gangguan kesehatan pada tubuh Anda. Tentu bisa mengakibatkan penyakit kronis, gangguan tidur hingga depresi. Maka dari itu kita perlu tahu bagaimana sesungguhnya rasa lapar yang dirasakan itu.


Ada banyak jenis rasa lapar dan itu berasal berbagai sebab. Berikut adalah beberapa jenis rasa lapar yang dikutip antaranews.com:

Pertama, lapar pikiran. Seringkali lapar pikiran ini dikaitkan dengan pikiran kita sendiri yang sering muncul. Lapar jenis ini biasanya dipengaruhi oleh suasana hati dan pikiran. Misalnya kita kadang berpikir bahwa saya harus menurunkan karbohidrat jadi harus makan lebih banyak protein. Tentu hal ini akan berdampak buruk jika pikiran berubah maka preferensi makanan juga berubah. Pada akhirnya banyak kebutuhan tubuh yang tidak terpenuhi. Yang harus dilakukan adalah mengenali rasa lapar. Apakah makan Anda karena disarankan ahli gizi, demi memuaskan keinginan atau memang sudah waktunya makan?


Kedua, lapar hati. Rasa lapar hati sering disebut dengan makan emosional. Hal ini tentu bisa berarti positif bisa juga negatif. Untuk itu perlu mengatasi emosi Anda dengan cara yang sehat daripada mencari makanan setiap kali anda mengalami emosi ingin makan saat bahagia atau sedih. Carilah aktivitas lain.


Ketiga, lapar mata. Lapar jenis ini mata dipicu saat kita melihat makanan yang menggoda atau lezat. Anda tidak bisa menahan diri untuk tidak makan setelah melihatnya. Yang harus dilakukan adalah saat mata Anda tergoda oleh keindahan makanan, coba alihkan fokus pada hal-hal indah lainnya seperti lukisan atau dekorasi di suatu tempat.


Keempat, lapar hidung. Bila Anda mencium makanan harumnya makanan dan tergoda, berarti Anda mengalami lapar hidung. Rasa lapar jenis ini sering kali terkait dengan lapar mulut. Hal ini karena ketika seseorang mengalami hidung tersumbat akibat flu atau masalah lainnya, mereka juga mengalami rasa tidak enak saat makan. Apa yang harus dilakukan? Sebelum makan, dekatkan piring makanan ke hidung dan dengan sabar mencium setiap bahan. Mulailah makan dan dengan setiap gigitan yang Anda telan, perhatikan terus aromanya. Ini dapat membantu Anda makan lebih sedikit karena ketika Anda sudah setengah kenyang dengan aromanya, hanya sebagian kecil makanan yang akan masuk ke mulut


Kelima, lapar mulut. Lapar mulut disebabkan perasaan atau keinginan untuk mencicipi berbagai rasa atau tekstur makanan. Rasa jenis ini sangat sulit dipuaskan karena mudah bosan. Para ahli menyarankan bahwa jika sering lapar mulut, konsumsilah lebih banyak protein dan makanan biji-bijian karena akan membuat Anda kenyang lebih lama dan akan mencegah Anda dari makan berlebihan.


Keenam, kelaparan seluler. Kelaparan seluler mencerminkan apa yang diminta tubuh kita pada tingkat sel bukan dari pikiran kita. Misalnya saat Anda tidak mengonsumsi nutrisi tertentu, tubuh memberikan sinyal akan mendambakan makanan yang kaya akan nutrisi tersebut.
Coba dengarkan tubuh, coba ketahui makanan apa yang sangat dibutuhkannya, dan mengapa. Fokus pada kebiasaan makan dan pahami apakah diet Anda kaya akan semua nutrisi. Minumlah lebih banyak air karena terkadang haus seluler disalahartikan sebagai kelaparan seluler.


Ketujuh, Lapar perut atau kelaparan biologis. Saat lapar perut, maka perut kita akan mengalami sensasi seperti suara geraman. Para ahli mengatakan bahwa perut tidak mengatakan kapan seseorang lapar, melainkan hanya mengingatkan kita pada jadwal makan yang sudah kita susun sesuai dengan waktu makan kita. Kapanpun perut Anda lapar, usahakan untuk makan perlahan dan hanya dalam porsi kecil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

sandal

Memakai Sandal Menurut Islam

Memakai sandal ternyata mempunyai banyak manfaat. Tidak hanya dari segi kesehatan, namun juga dari sudut agama. Islam sendiri sangat menganjurkan memakai sandal. Bahkan Rasulullah saw