Mengonsumsi Jus Tomat dan Sepuluh Manfaatnya

jus tomat

Buah tomat adalah salah satu buah yang kaya akan manfaat. Disamping kaya akan gizi, memakan tomat akan mengenyangkan. Dalam buah berbentuk bulat ini terkandung beberapa senyawa yang mampu membuat tubuh kita menjadi lebih sehat. Mengonsumsi jus tomat adalah salah satu olahan tomat yang bisa memberikan Anda efek yang baik bagi tubuh dan efektif bagi orang yang sedang melakukan diet.   

Menurut penelitian, jus tomat mengandung banyak senyawa bioaktif seperti GABA (asam amino alami yang bekerja sebagai neurotransmiter otak), likopen (pigmen alami yang memberi warna merah pada tomat), esculeoside A (glikosida steroid spirosolane dengan banyak manfaat), dan 13-oxo-9, 11-octadecadienoic acid atau 13-oxo-ODA (berperan sebagai metabolit). Jika dibandingkan dengan tomat segar, jus tomat memiliki manfaat kesehatan yang lebih banyak karena proses pengalengan meningkatkan kadar likopen, dan 13-oxo-ODA hanya ditemukan pada jus tomat segar, bukan pada buah tomat segar.

Berikut ini adalah beberapa manfaat kesehatan dari jus tomat sebagaimana dilansir dari laman antaranews.com .

1. Menurunkan kolesterol. Bila Anda mengonsumsi jus tomat maka dapat menurunkan kadar kolesterol. Hal uni disebagkan adanya 13-oxo-ODA yang hanya ditemukan dalam jus tomat yang merupakan agonis alfa PPAR yang kuat. Hal ini membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam tubuh (dislipidemia) yang dapat menyebabkan perkembangan aterosklerosis, stroke, dan masalah peredaran darah lainnya.

2. Mengatasi diabetes. Adanya agonis alfa PPAR yang kuat, tidak hanya membantu menurunkan kadar kolesterol, tetapi juga kadar glukosa tinggi. Hal ini  dapat membantu meningkatkan ketidakpekaan insulin pada penderita diabetes dan pra-diabetes. PPAR juga membantu mengurangi peradangan (penyebab utama diabetes) dan meningkatkan produksi hormon adiponektin dan AdipoR, yang penurunan kadarnya bisa menjadi penyebab utama pemicu diabetes yang diinduksi obesitas.

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Adanya karotenoid kuat seperti likopen dan beta-karoten dalam jus tomat dikenal paling baik karena efek imunomodulasinya. Karotenoid dapat mengubah ekspresi banyak protein yang terlibat dalam proliferasi sel dan diferensiasi sel bersama dengan pengambilan radikal bebas berbahaya. Dengan demikian konsumsi jus tomat meningkatkan karotenoid dalam tubuh yang cenderung meningkatkan kekebalan dan dapat membantu mencegah gangguan autoimun.

4. Memiliki efek sitotoksik. Menurut sebuah penelitian, lebih dari 80 persen likopen makanan di AS berasal dari jus tomat dan produk tomat lainnya. Selain itu, mengkonsumsi produk tomat terkait dengan penurunan resiko berbagai jenis kanker seperti paru-paru, perut, payudara, dan prostat.

5. Mengurangi risiko penyakit jantung. Mengonsumsi jus tomat dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis inflamasi dan tidak menular seperti penyakit jantung. Itu disebabkan adanya likopen (50,4 mg) dalam jus tomat bersama dengan vitamin esensial (seperti vitamin C) dan asam fenolik. Inilah dapat membantu meningkatkan fungsi tubuh seperti menurunkan kadar kolesterol dan glukosa dimana keduanya merupakan faktor risiko penyakit jantung.

6. Membantu menurunkan berat badan. Mengonsusmi jus tomat bisa menjadi salah satu cara paling sederhana untuk menurunkan berat badan. Menurut sebuah penelitian, jus tomat dapat membantu mengurangi sitokin inflamasi, yang konsentrasinya lebih tinggi terkait dengan obesitas atau peningkatan berat badan, massa lemak, massa otot, dan lingkar pinggang. Jus tomat juga rendah kalori dan mengenyangkan sehingga dapat membantu dalam pengelolaan berat badan dengan cara yang sehat

7. Mengobati depresi dan kecemasan. Jus tomat memiliki kadar likopen dan GABA yang tinggi. Kedua senyawa ini diketahui dapat meringankan banyak gejala psikologis seperti depresi, kecemasan, dan perubahan suasana hati, terutama pada wanita menopause.

8. Menghidrasi. Jus tomat dianggap sebagai sumber hidrasi yang sangat baik karena kaya akan kandungan air (94,5 g per 100 g). Oleh karena itu, mengonsumsi jus tomat dapat membantu menjaga elektrolit tubuh, membuat Anda tetap terhidrasi dan mencegah penyakit terkait seperti dehidrasi.

9. Mengurangi risiko osteoporosis. Menurut sebuah penelitian, likopen yang banyak ditemukan dalam jus tomat dapat membantu mengurangi penanda resorpsi tulang N-telopeptida (NTx) dan stres oksidatif karena kapasitas antioksidannya dan dapat membantu menurunkan risiko osteoporosis.

10. Untuk anti-penuaan. Adanya karotenoid dalam jus tomat adalah senyawa anti penuaan alami. Memasukkan jus tomat dalam makanan sehari-hari dapat membantu mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas dan meningkatkan regenerasi sel yang penting untuk memperlambat penuaan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain