Tumbuhan Bandotan untuk Eksim

bandotan

Tumbuhan bandotan tergolong keluarga Asteraceae, merupakan salah satu bahan baku obat alami, baik dari daun maupun akar. Dengan nama latin Ageratum conyzoides, tumbuhan ini memiliki khasiat antara lain mengobati bisul, eksim, lukam selesma dan lain sebagainya,

Adapun bagian yang memiliki khasiat bagi kesehatan adalah daun dan batang mudanya. Ada beberapa sebutan tentang daun bandotan ini. Di daerah Jawa disebut wedusan dan badotan. Sedangkan masyarakat Sunda menyebut “babadotan”, Suku Dayak menyebutkan “rumput bulu”, dan masyarakat Sulawesi menyebutnya sopi. Kalau di Madura dikenal dengan nama dus wedusan.

Bandotan termasuk jenis tanaman herba yang bisa tumbuh dan berkembang biak di mana-mana. Hal ini disebabkan adanya mempunyai sistem adaptasi yang tinggi dalam tumbuhan tersebut. Hal inilah yang membuat Itulah bandotan dicap menjadi gulma, lantaran biasa tumbuh pada sawah dan merugikan para petani.

Adapun bagian yang digunakan sebagai obat herba adalah bagian di atas tanah dan akar segar atau yang telah dikeringkan. Ada beberapa ramuan bandotan diantaranya untuk luka berdarah, bisul, eksim. Caranya Cuci bandotan segar secukupnya sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Turapkan ramuan ke bagian tubuh yang sakit, lalu balut dengan perban. Dalam sehari, ganti balutan 3-4 kali. Lakukan pengobatan ini sampai sembuh.

Khasiat dari bandotan ini antara lain dari sarinya berkhasiat untuk pengobatan alergi rinitis dan sinusitis. Disamping itu juga berguna untuk pengobatan perdarahan rahim pasca-melahirkan. Sedangkan akarnya bermanfaat untuk pengobatan batu ginjal atau penyakit endapan keras dalam tubuh lainnya.

Adapun bunganya bisa untuk mengobati kudis. Sedangkan salep yang terbuat dari bunga bandotan bermanfaat bisa dimanfaatkan untuk pengobatan rematik. Apabila batuk pilek bisa menggunakan ramuan teh dari bunga bandotan.

Ada afek samping menggunakan tanaman bandotan  yang memiliki kandungan bioaktif yang menghasilkan aktivitas insektisida. Disebutkan dalam tanaman ini juga mengandung senyawa alkaloid dari kelompok pirrolizidinic yaitu bagian dari mekanisme pertahanan dari tanaman itu untuk melawan serangga pemakannya.

Senyawa alkaloid yang bersifat hepatotoksik akan mengganggu fungsi hati dan bisa memicu kanker hati. Karena itu tidak menyarankan penggunaan tanaman ini untuk dikonsumsi tetapi bisa sebagai obat luar saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain

iblis

Dialog Sufi dan Iblis

Dikisahkan Junaid Al Bagdad, serang sufi yang masyhur ini ingin bertemu Iblis. Hingga suatu hari akhirnya berjumpalah dengan makhluk laknatullah ini. Ada dialog menarik ketika

kulit kentang

Sepuluh Manfaat Kulit Kentang

Kentang dikenal sebagai umbi-umbian yang kaya manfaat untuk tubuh. Selain menyehatkan , rasanya juga enak ketika direbus atau digoreng. Namun ternyata kulit kentang juga mempunyai