Sepuluh Manfaat Kulit Kentang

kulit kentang

Kentang dikenal sebagai umbi-umbian yang kaya manfaat untuk tubuh. Selain menyehatkan , rasanya juga enak ketika direbus atau digoreng. Namun ternyata kulit kentang juga mempunyai beragam khasiat untuk tubuh.  

Ada banyak nutrisi penting yang terkandung didalamnya seperti vitamin C, B1, B3, dan B6 yang berperan sebagai antioksidan tinggi serta mineral seperti magnesium, kalium, fosfor dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah beberapa manfaat kesehatan dari kulit kentang seperti dilansir dari laman antaranews.com.

1.Baik untuk kesehatan jantung. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa kulit kentang memiliki antioksidan. Adanya dua senyawa fenolik dominan, asam klorogenat dan asam galat dapat membantu menjaga kesehatan jantung yang baik dengan mengurangi kerusakan jantung akibat radikal bebas.  Kulit kentang juga mengandung sejumlah besar potasium, yang merupakan elemen yang baik dalam mengatur tekanan darah dalam tubuh.

2. Memiliki sifat antibakteri atau anti jamur. Dalam kulit kentang terdapat senyawa antimikroba yang kuat untuk mencegah infeksi bakteri dan jamur. Hal ini disebabkan adanya senyawa organik terpen dan flavonoid pada kulitnya. Setelah dikonsumsi, ini dapat membantu mencegah infeksi dan menjaga kesehatan seseorang.

3. Membantu menyembuhkan luka. Disebutkan dalam sebuah studi, kulit kentang bertindak sebagai penyembuh luka alami dan dapat membantu menyembuhkan luka dan mencegah pertumbuhan bakteri di area kulit yang terluka. Kulit bisa mendorong pertumbuhan sel dan memberikan kekuatan tarik pada kulit yang terluka.

4. Memiliki sifat antivirus. Kulit kentang mempunyai sifat antivirus terhadap virus enterik, virus manusia yang terutama ditularkan melalui rute fekal-oral, muntah, kontak langsung orang ke orang atau melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi. Asam klorogenik dan caffeic dalam kulitnya adalah senyawa fenolik utama yang bertanggung jawab atas aktivitas antivirusnya.

5. Mencegah anemia. Penelitian menyebutkan bahwa kentang panggang (1,08 mg) dan kentang yang dimasak dengan microwave (1,24 mg) beserta kulitnya memberikan jumlah zat besi maksimum bagi tubuh. Kulit kentang mengandung 55 persen zat besi dari total kandungan zat besi umbi. Manfaat zat besi adalah menjaga produksi dan suplai sel darah merah dalam tubuh. Untuk itu konsumsi kulit kentang dapat membantu mencegah atau mengurangi risiko penyakit terkait seperti anemia.

6. Membantu menurunkan berat badan. Kulit kentang adalah makanan pokok yang rendah lemak, tinggi energi dan dikemas dengan banyak nutrisi seperti vitamin B, vitamin C, kalium dan serat makanan. Mengonsumsi hidangan kulit kentang membantu Anda tetap berenergi dan kenyang lebih lama, dan juga menjaga kalori tetap terkendali

7. Memiliki antosianin atau flavonoid yang memberi warna alami pada buah atau sayuran. Umbi-umbian seperti kentang, terutama merah, kuning dan ungu memiliki banyak flavonoid penting yang terkait dengan beberapa manfaat kesehatan. Kulit kentang memiliki kandungan antosianin yang bisa mencegah penyakit radang hingga penyakit kronis dan  memiliki berbagai peran dalam tubuh orang-orang dari semua kelompok umur.

8. Membantu mengurangi kadar glukosa. Sebuah penelitian mengatakan bahwa serat makanan dan polifenol dalam bubuk kulit kentang dapat membantu mengurangi kadar glukosa ketika ditambahkan ke dalam makanan selama empat minggu. Hal itu bisa membantu mengurangi kerusakan hati dan ginjal akibat radikal bebas serta meningkatkan fungsinya pada penderita diabetes. Kulit kentang juga membantu mencegah kerusakan saraf mata akibat glukosa yang tinggi.

9.Memiliki sifat melawan kanker. Kandungan glikoalkaloid dapat melindungi diri dari serangga dan herbivora. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa glikoalkaloid murni terisolasi memiliki sifat antikarsinogenik yang dapat membantu mencegah berbagai jenis kanker seperti serviks, hati, perut dan limfoma.

10. Membantu dalam pengelolaan necrotising fasciitis. Necrotising fasciitis (NF) adalah bentuk kondisi kulit yang langka, fatal, dan agresif. Kulit kentang sangat baik untuk kulit yang terluka, tetapi juga bisa efektif untuk banyak luka kulit kronis yang menyebar dengan cepat dan polimikroba seperti NF.

Namun yang penting diperhatikan menurut para ahli adalah tidak memakan kulit kentang yang terlihat hijau. Hal ini disebabkan kentang merupakan umbi yang tumbuh di bawah tanah. Maka ketika terkena cahaya atau dingin lebih lama, mereka mulai memproduksi klorofil sebagai proses alami. Hal ini mengarah pada pembentukan solanin alkaloid yang memberikan rasa pahit dan bila dikonsumsi berlebihan dapat menjadi racun dan dapat menyebabkan banyak masalah pencernaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain