Ternyata Manfaat Puasa Ramadhan Bisa Bikin Awet Muda

pitutur id. Ternyata salah satu manfaat puasa Ramadhan adalah membikin Anda awet muda. Dalam puasa terkandung manfaat anti aging sehingga mampu memperlambat atau mengurangi tanda-tanda penuaan di tubuh khususnya kulit.


Hal itu dikatakan oleh dr. Aninda Marina, SpDV dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI). Menurutnya proses penuaan sudah ditakdirkan dari DNA, karena kita punya time DNA. Namun, dengan berpuasa hal itu menurunkan berbagai macam enzim yang membuat proses penuaan.

Dikatakan oleh Aninda bahwa enzim-enzim yang menghancurkan serabut mielin mengalami penurunan saat berpuasa. Kondisi ini yang membuat sel-sel dan kolagen akan hidup lebih lama dan menyebabkan tampilan kulit menjadi lebih muda.
Selain itu puasa juga meningkatkan antioksidan demi menghambat enzim-enzim yang bekerja untuk menghancurkan kolagen dan mempercepat anti-aging.

Menurut Aninda, dengan adanya penurunan insulin growth factor saat puasa, maka protein kinase A yang berguna untuk mengancurkan sel, menjadi turun, sehingga stem cell meningkat. “Jadi, kulit malah memperbaiki diri. Ini baik karena memperbaiki sel-sel rusak dan meningkatkan perbaikan struktur kulit karena human stem cell meningkat,” kata Aninda seperti dilansir dari laman antaranews.com.

Selain itu, dampak pada lapisan epidermis atau lapisan kulit teratas meningkatkan siklus kulit, membantu kulit terlihat cerah walaupun kadar kolesterol dalam kulit menurun. “Lalu, di lapisan dermis atau kulit bagian dalam, meningkatkan vaskularisasi pembuluh darah sehingga nutrisinya bisa langsung baik untuk kulit, meningkatkan perbanyakan pembuluh darah baru untuk perbaikan kulit, oksidatif metabolik atau proses yang menghancurkan oksidasi meningkat,” papar Aninda.

Disamping itu penelitian pada tahun 2019 yang menunjukkan bahwa puasa bermanfaat pada keseharan rambut. Berpuasa dapat meningkatkan stem cell di folikel rambut sehingga pertumbuhan rambut meningkat dan mencegah rambut rontok. Puasa juga bersifat antikarsinogenik pada tumor dan kanker kulit. Hal ini disebabkan pembatasan makanan termasuk kalori dalam beberapa waktu, sehingga menghambat munculnya sel-sel yang bersifat kanker. ***

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:

Artikel Lain